My Photo

October 2007

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      

Categories

Powered by Friendster Blogs

« tentang kamu | Main | Cerita Gadis Kecil Bernama Natalia »

October 14, 2007

Surat Untuk Sahabat

Ida, Puasa Saya Belum batal, sejauh ini masih lancar walau sekarang terasa berat memang karena semuanya dipersiapkan sendiri, dari mulai buka sampai makan sahur.. 3 hari pertama malah gak sempet sahur.. karena alarm yang bunyi Cuma mampu buat saya matiin alarm itu. tidak mampu membuat saya bangkit berdiri, dan menyantap makan sahur.

Ini memang udah garis tangan kali da. Setiap menjelang ramadhan pintu sepertinya dibuka untuk saya. Yang menarik sekarang ini adalah kok sepertinya malah di tempat seperti ini (yang mayoritas penduduknya tidak menjalankan puasa karena yang muslim paling Cuma 5 persen saja)  saya malah tertantang untuk terus puasa, selain melatih diri, saya merasa bahwa bathin saya butuh nutrisi dan itu saya dapat dari puasa. Tarawih yang sudah bertahun-tahun tidak pernah saya lakukan sekarang, sudah dicoba lagi.. ada komunitas muslim di atambua yang cukup solid dan terjaga. Maklum masjidnya yang membangun adalah tentara zeni yang memang sedang bertugas disini dan sebagian muslim, masjid agung Mujahiddin namanya, tempatnya persis ditengah kota. Dekat alun-alun disekitar situ juga ada gereja besar umat protestan polycarpus namanya. Dan agak jauh sedikit ada Katedral Santa Maria Immaculata. Berdampingan dan hidup rukun, saling menghormati.

Puasa disini kalau untuk mata justeru lebih enak da.. karena memang minim banget (bisa dibilang gak ada) yang bisa bikin kita tersedak dan mikir yang gak-gak kalau mereka lewat.. kamu pasti jadi yang paling cantik disini.

Pengalaman bathin yang paling dalam di rasakan waktu kemaren kunjungan pertama ke kecamatan Raimanuk.. betapa banyak sekali dari saudara kita di pulau timor ini hidup dengan segala keterbatasan. Tidak punya akses terhadap pendidikan, kesehatan dan kehidupan yang layak. Semua serba terbatas. Padahal menurut saya mereka tinggal ditempat yang begitu indah.. padang rumput luas, diselingi cemara dan palem, seperti yang ada di film-film kolosal. Pernah lihat brave heart  waktu mell gibson mengumpulkan pasukannya di tanah rumput yang terbuka luas.. atau sound of music.. waktu Juli andrew nyanyi berkeling di lapangan berbukit.. atau ini da.. little house on the praire.. waktu laura berlari di tengah savana luas menuju gereja diatas bukit disini ada da tempat seperti itu..Sangat ironis memang tempat yang begini indah ternyata belum mampu memeberikan mereka kehidupan yang layak. Air menjadi sesuatu yang sangat mahal, hanya ditempat-tempat tertentu saja bisa diperoleh sumber air. Sungainya pun kering, dan Cuma mengalir di musim hujan. Tapi sedikit banyak saya juga kagum dengan mereka, dengan kondisi yang serba minim itu mereka bisa bertahan. Mereka tetap bisa hidup. Saya jadi ingat sambutannya pak camat waktu acara kemaren. Dia bilang kita harus mampu bersuara keras, tidak loyo, harus semangat karena dengan itulah kita tahu bahwa kita masih hidup.

Dari cerita bapak Desa (kades disebut dengan sebutan itu). Kondisi yang lebih memprihatinkan justeru ada di kampung – kampung di perbatasan negara, secara akar budaya dan suku mereka semua adalah masih satu rumpun, pilihan politis membuat mereka terpisah. Yang berada di leste keadaan justeru tidak lebih baik. Bahan pangan mahal, bahan bakar apalagi. Mereka berternak punya sapi banyak tapi gak tahu harus jual kemana. Demikian juga kambing, babi dan ayam yang mereka punya. Kemerdekaan sebagai sebuah konsekwensi logis yang dia pilih justeru membuat hidup menjadi lebih sulit. Tapi mungkin itu memang pilihan ya da. Dan saya pun akan memilih untuk hidup merdeka dengan semua keterbatasan yang saya punya banding dengn merdeka tapi banyak hal kita dibatasi.. tapi yakinkah mereka sudah merdeka sekarang?

Ida yang baik..

Kandunganmu pasti sudah makin besar sekarang  yah.. kamu puasa da? Kalau di trisemester awal kamu mesti sangat concern dengan kehamilanmu.. anakmu butuh gizi yang cukup. Jangan di paksa kalau memang keadaan tidak memungkinkan. Kamu percaya saya khan da, ya sudah baik-baik kamu..

Salam dari Timor .. tegar.

                            

Comments

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .